Laman

Tampilkan postingan dengan label weekly-outlook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label weekly-outlook. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Oktober 2012

TREND 08102012 - 12102012


             Minggu lalu seperti diperkirakan banyak lonjakan harga yang terjadi karena berbagai data penting suku bunga negara-negara besar serta data tingkat pengangguran Amerika Serikat.  Sebagai review beberapa data penting minggu lalu, Euro masih mempertahankan suku bunga di 0.75%, sedangkan BOE juga masih mempertahankan suku bunga rendah pada 0.5%.  Kejutan terjadi di kala investor memperkirakan RBA (Reserve Bank of Australia) akan mempertahankan suku bunga pada angka 3.5% yang ternyata terjadi penurunanan 25 Bps menjadi 3.25%.  Kejutan ini langsung membawa AUDUSD turun 250 poin dalam satu minggu.

Minggu, 30 September 2012

Trend 01102012 - 06102012


  Minggu lalu merupakan minggu kedua untuk mata uang Euro, Aussie,Poundsterling bahkan komoditas logam mulia mengalami penurunan setelah para bank sentral termasuk The FED (Federal Reserve), ECB (European Central Bank), BOE (Bank of England) dan BOJ (Bank of Japan) secara bertahap mengucurkan dana bagi pemulihan ekonomi masing - masing.

     

Senin, 24 September 2012

TREND 24092012 - 28092012


     Risk instrument mengalami konsolidasi dan tekanan turun pekan lalu. Eurforia stimulus bank sentral mulai memudar. Para pelaku pasar beralih ke isu pelambatan ekonomi dan krisis hutang Eropa.

     Data indeks PMI manufaktur negara-negara di kawasan Eropa masih menunjukkan penurunan aktivitas dan belum ada tanda-tanda membaik. Pelambatan di kawasan Eropa merambat ke China yang sebagian produksinya dipasarkan ke Eropa. Dua kawasan yang menjadi pasar utama China, Amerika Serikat dan Eropa, masih belum bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi dan berimbas pada pelambatan ekonomi di China. Isu ini kembali melemahkan risk instrument seperti harga komoditi, mata uang yang lebih beresiko dan indeks saham.

Senin, 17 September 2012

TREND 17092012 - 21092012


      US Federal Reserve menggebrak pasar keuangan dengan mengeluarkan kebijakan stimulus pelonggaran kuantitatif (QE) yang nilainya disinyalir akan menyamai kebijakan QE sebelumnya. Keputusan The Fed ini membuat dollar AS langsung melemah terhadap mata uang utama dunia dan menguatkan harga komoditi dan saham dengan signifikan.

Minggu, 09 September 2012

TREND 10092012 - 14092012


     Pekan ini akan menjadi pekan yang penuh dengan agenda penting yang sangat ditunggu pasar. Setelah pekan lalu instrumen beresiko mengalami reli panjang berkat naiknya ekspektasi dikeluarkannya kebijakan stimulus baru oleh Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), pekan ini akan menjadi pekan penentuan apakah ekspektasi tersebut akan menjadi kenyataan.

Minggu, 02 September 2012

TREND 03092012 - 07092012


     Ekspektasi dirilisnya kebijakan pelonggaran kuantitatif (QE) oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) kembali mengemuka dari pidato Gubernur The Fed Ben Bernanke pada pertemuan di Jackson Hole Jumat malam lalu (31/8). Para pelaku pasar menanggapi positif pidator ini terbukti dari menguatnya instrumen-instrumen beresiko beberapa saat setelah pidato.

     Namun Bernanke sekali lagi tidak mengungkapkan kapan waktunya. Bernanke membiarkan para pelaku pasar bertanya-tanya. Ini akan memunculkan spekulasi baru bahwa Fed kemungkinan tidak akan merilis kebijakan tersebut pada pertemuan Fed September (13/9) ini. Data Non-Farm Payroll AS Jumat ini akan menjadi market mover utama pekan ini dimana jika hasilnya di bawah ekspektasi pasar (121 ribu), ekspektasi QE akan kembali menguat.

Minggu, 26 Agustus 2012

TREND 27082012 - 31082012


     Notulen rapat kebijakan Federal Reserve Bank Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal FOMC minutes membuka tabir bahwa dalam rapat tersebut para anggota membicarakan dengan intensif kemungkinan dikeluarkannya kebijakan pelonggaran kuantitatif. Ekspektasi ini langsung membuat dollar AS melemah terhadap mata uang utama dunia dan komoditi serta mengangkat bursa saham.

Senin, 20 Agustus 2012

Trend 20082012 - 24082012


     Fokus pasar minggu lalu masih kepada perkembangan situasi di kawasan Eropa terkait ide bank sentral Eropa (ECB) untuk mengintervensi pasar obligasi dan memberikan bantuan tambahan untuk Yunani serta wacana stimulus oleh beberapa bank sentral dunia lainnya. 

     Dalam sepekan di depan pasar masih menantikan perkembangan kelanjutan rencana ECB untuk membeli obligasi pemerintah di pasar sekunder. Bank sentral Jerman (Bundesbank) masih belum memberikan persetujuannya padahal jajaran pemerintah Jerman seperti Kanselir dan menteri keuangannya sudah menyatakan dukungannya. Bundesbank beranggapan bahwa pembelian obligasi oleh ECB akan mengganggu stabilitas dan melanggar konstitusi Eropa. Masalah fiskal harusnya merupakan tanggung jawab pemerintah dan parlemen.

Senin, 13 Agustus 2012

TREND 13082012 - 17082012


         Pekan lalu beberapa instrumen yang beresiko lebih tinggi seperti indeks saham, komoditi dan beberapa mata uang utama dunia mengalami penguatan. Seiring dengan kembalinya isu stimulus moneter yang kembali merebak yang membangkitkan minat untuk membeli aset - aset dengan tingkat likuiditas Tinggi.

Minggu, 05 Agustus 2012

TREND 06082012 - 10082012


       Data Non-farm payrolls AS yang dirilis Jumat lalu ternyata melebihi ekspektasi para analis, 163 ribu vs 100 ribu dan ini mendorong kembali sentimen positive terhadap USD, namun tampaknya hal ini telah di antisipasi oleh pasar sehingga saat keluarnya berita NFP tidak menimbulkan penguatan USD yan signifikan. Harga emas kembali bertengger di atas $1600 per troy ons dan harga minyak mentah WTI kembali ke atas $90 per barel.

      Sentimen positive terhadap mata uang Eropa akan terjadi minggu depan hal ini didukung oleh kebijakan bank sentral Eropa (ECB) untuk memberikan tambahan pinjaman darurat bagi Yunani melalui bank sentral Yunani sehingga Yunani dapat bernafas sejak sembari menunggu dikeluarkannya tahapan bailout pada awal September.

Minggu, 29 Juli 2012

TrenD 30072012 - 03082012


     Pekan lalu, dollar AS melemah terhadap mata uang utama dunia yang menandakan kepercayaan pelaku pasar terhadap resiko pelemahan USD mulai meninggi. Aksi ini tidak terlepas dari pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh para pejabat bank sentral dan pemerintahan Eropa yang akan melakukan segala tindakan untuk menjamin keberadaan EURO.

     Pekan ini banyak data dan event penting yang ditunggu oleh pelaku pasar yang akan memberikan arah bagi pergerakan instrumen pasar keuangan selanjutnya. Pengumuman kebijakan moneter dari The FED (Bank Central Amerika Serikat) pada Kamis dini hari akan menjawab ekspektasi pasar terhadap kebijakan pelonggaran kuantitatif 3 (QE3). Namun sebagian analis berpendapat bahwa QE3 tidak akan dirilis pada rapat FOMC kali ini dan mungkin paling cepat setelah September tahun ini. Bila ekspektasi QE3 kandas, dollar AS akan kembali menguat.

Minggu, 22 Juli 2012

TREND 23072012 - 27072012


      Kekhawatiran mengenai krisis hutang Eropa kembali merebak di akhir pekan. Spanyol kini yang menjadi pusat perhatian. Setelah perbankannya meminta bailout, negara bagiannya kini juga meminta bailout. Tingkat imbal hasil obligasi Spanyol untuk tenor 10 tahun pun meroket ke atas level 7%. Ini salah satu indikasi kekhawatiran pasar. Indeks sahamnya pun (IBEX) terjungkal lebih dari 5% terkait masalah ini.

    Pekan lalu data ekonomi penting menunjukkan bahwa perekonomian beberapa negara besar sedang dalam penurunan. Data penjualan ritel AS menunjukkan pelambatan, demikian pula data sentimen ekonomi Jerman dan zona euro. Buruknya data ini memunculkan kembali reaksi alih resiko atau risk aversion.